“No, we didn’t date. Technically he wasn’t an ex-boyfriend. But he was an ex-something, an ex-maybe.”

Ficlet || Romance, Sad || PG – 15

– Namanya Nino –

Namanya Nino.

Tingginya lebih 15 centi meter dari diriku, irisnya mencuri warna biji kenari, hidungnya mancung, dan warna kulitnya kecokelatan. Dia tidak terlalu tampan, tapi cukup bisa dihitung sebagai cuci mata. Kalau berpakaian lebih sering serampangan daripada rapih—andai kuliah bisa pakai sendal, kaus oblong, dan celana pendek, barangkali aku terus melihatnya seperti itu.

Agak kasar, tapi bukan jenis yang suka pukul sana-sini tanpa alasan, hanya tidak suka menunggu jadi terkadang dia terpaksa membentak seseorang. Baik, kepada orang yang benar-benar dia kenal dan percaya, belum sempat kamu selesai menyatakan permintaanmu dia pasti akan menjawab siap. Tolol tapi pintar, lelucon tololnya garing lantas mukanya berubah sedih (itu yang kamu tertawakan, wajahnya), tapi di balik itu, dia punya jiwa pejuang kelas perang demi meraih indeks prestasi a.k.a. IP yang cukup membuatnya dihujani kata selamat.

Itu sebagian tentang Nino bagi semua orang, tapi buatku dia punya sesuatu yang lebih mengesankan untuk dikenal. Dia tempatku bernaung, lelaki yang bahunya bisa selalu kupinjam, juga kotak penyimpanan ceritaku. Dia, seseorang yang jauh, jauh lebih pengertian jika ada yang mau mengerti dirinya.

Dan tentang kami… entahlah. Kami mencekokki setiap orang dengan kata teman jika ada yang bertanya kami apa, tapi kalau ada yang berkata kami pacaran tidak sepenuhnya bisa disalahkan. Mungkin kami jenis orang katanya teman tapi berciuman—bedanya kami tidak berciuman—mungkin.

Tentang aku? Tidak penting. Yang penting adalah namanya Nino dan dia sedang berjalan masuk dari pintu kedai ice cream ini bersama seorang gadis yang melingkarkan tangan di lengannya.

“Eh, itu Nino, kan?” Dafa melempar tanya ketika dia melihat Nino berbicara dengan kasir sementara aku masih diam. “Mantan kekasihmu selama semester tiga?”

Kemudian aku menoleh cepat, “Bukan.”

“Ayolah, sudah dua tahun nih, skripsi di depan mata, dia mantan pacarmu juga tidak mengapa,” temanku dari kelas Bahasa—yang terpaksa aku ulang, fyi—memaksaku untuk “mengaku”.

“Bukan. Kami bukan mantan pacar.”

“Eh, kata anak-anak—” Dia menghentikan perkataannya cepat, menyadari tatapanku yang jengah dengan kata seseorang, rumor.  Pun begitu, dia tidak berhenti di sana, kalimat selanjutnya malah dilontarkan bersama tawa, “Lalu, apa, dong? Mantan kesayangan?”

Aku tergelak mendengar pertanyaannya—yang kalo mau diobservasi lebih lanjut menyimpan rasa pahit. “An ex-almost.”

 – Namanya Nino –

  • Mau nulis one sided love, tapi gak tau, lebih suka yang teman dan bukan apa-apa abis itu bubar.
  • Fotonya random hehehe, lagi mager nyari foto.
  • Ada yang sadar aku nulis dia padahal biasanya ia?
  • Bagian bahu-membahu thanks to Kak Becca
  • Thanks to tumblr for the quote.
    • “No, we didn’t date. Technically he wasn’t an ex-boyfriend. But he was an ex-something, an ex-maybe. An ex-almost.”
Advertisements

41 thoughts on “Namanya Nino

  1. an ex-almost

    ((AN EX-ALMOST))

    Oh mai kok kujadi baper gegara dua kata itu ya kak huhuw ;; trus pas liat gambarnya itu kok aku malah memvisualisasikannya sebagai Park Chanyeol? HAHA ya abis posturnya kek hampir sama gitu mana dia juga pake kaos oblong putih trus jaket item ((terus apa masalahnya(?))

    Yak sekip

    Ini jadi si mbaknya semacam masih (sedikit) ada rasa cinta gitu kah? Atau cuma benostalgia aja sama ex-almostnya? ;;; aku kok jadi lebih suka ex-almost daripada ex-boyfriend ya kak? Mengapa ;;; kusungguh baper :””

    Pagi-pagi disuguhi fic kek gini mah aku bisa apa :” ah sudahlah ku jadi meracau tijel di sini maapkeun /-\ yg jelas ini keren kak 👍 sukses bikin baper

    • Ex-Almost emang bikin baperan ya? Hahaha.

      Setelah aku liat-liat lagi, emang photonya agak mirip sama Chanyeol sih. Kaos oblong kayaknya Chanyeol banget, padahal semua cowok juga suka make LOL.

      Dia lagi pusing ama tugas (!?!?) Jadi anggep aja hanya bernostalgia hahaha. Mungkin… kamu ada ex-almost yang bikin gregetan? XD

      Maaf ya bikin baper (lagi) hehehe, makasih anyway ♥

  2. namanya nino atau….. /buruburu tutup mulut/
    ah elah sher, mengapa sih… hidup ini begitu rumit.. mau ex-bf, ex-something atau apalah itu namanya, ttp ya rasanya kek ngganjel2 gimanaa gitu….
    itu bahu… duh, kau mengingatkanku atas ketidak kreatifanku /kunangesh

    udah deh sher, sama dafa aja itu ninonya buat kakak aja/LANGSUNG KABUR/

  3. ……tau nggak kak pertama kali aku bacanya mino bukan nino HAHAHAHAHAHAHHHAH LAMA-LAMA DISLEKSIA JUGA AKU.

    Lahhhh yg bagian bahu-membahu emang kak becca bgt kali ya wakaka (digaplok). Ini… tindak lanjut yg di line semalem ya HAHAHAHHAHA EH INI POSTNYA KAPAN SIH (kemudian ditendang pt. 2)

    Aku bacanya ngalir lho kak cantikk, tau-tau udah end aja. Plus, bikin baper. Asik a la anak kuliahan hmmm pengen cpt kuliah(?!?!) Aduh pada nge-post sementara aku stuck di wb huhu :”

    • Aku juga sempet salah nulis kalimat awal jadi Mino LOL. Gak apa-apa, Nino sama Mino deket :”” jadi wajar.

      BANGET. Kayaknya tiap kalo ada bagian bahu-bahu bakal ingetnya ama Kak Becca, nyender di bahu orang ingetnya kak Becca lagi (!?!?). HAHAHA KEMAREN JAM 00:01. Belom ngobrol di line ya.

      Aku tau kok aku cantik, bilangnya sekali sebulan aja cukup ya :’) KENAPA BAPER SEMUA!?!? Setaun lagi, siap-siap bertemu dosen galak xD Kemaren sempet langsung nulis banyak yaudah :” Nath aja sama Nathan.

      • Sama-sama bikin hati kak sher dagdigdug (salah)

        Wkwkw ngakak kalo sampe ada nyender di bahu orang inget kak becca😂😂😂😂 belom. Tapi yg penting skrg udah ngobrol di line jadi mudeng wakakak

        Lah aku pengen yg luar biasa ngomongnya sehari sejuta kali :”D wkwk kok horror gtu HAHAH. aku pengen nulis mereka tapi yha… Hm

        • Ealah, Nino sama Mino gak berurusan apa-apa sama aku kok HAHAHA.

          Enggak lah ya, gak gitu, gak asik dong nanti masa kak Becca terus xD ((diamuk kak becca)). ASTAGA! Ini gak tentang dia :”” ini beneran pure fiction :””

          AYO KUTUNGGU NATH SAMA NATHAN! XD

  4. ((EX-ALMOST)) ((DENGERIN LAGU ARIANA ALMOST IS NEVER ENOUGH)) ((LALU BAPER SEHARIAN))

    eh kaksher beneran suka banget bikin orang bawa perasaan nih huvt. betewe aku suka penggambaran nino di siniii. karakter dia hidup. doi ini cowok biasa tapi langka gitu lah yaa WAKAKAK GEMES BANGET MONANGESH.

    yah mau gimana-gimana juga yang namanya ‘ex’ juga pasti konotasinya nggak begitu bagus yhaa huhu. dan as always, bahasamu cantik kaksherr. tiap baca fic kaksher selalu nemu kosakata baru huehuehue :3

    semangat nulis terus kaksherr! yosh! x))

    • ALMOST IS NEVER ENOUGH ITU EMANG KADANG BENER BANGET YA. Almost tapi gak pernah kesampean kan…

      Hehehe, maaf ya bikin orang-orang baper, aku nulisnya yang kepikiran aja :”” gak jago komedi kayak kamu sih, ajariin dong :”) Cowok biasa tapi langka itu gimana han?? JANGAN NANGIS, MENDING CARI COWOK AJA.

      Harusnya orang damai, dimana ‘ex’ itu gak ada, yang ada ‘sekarang kita teman’, tapi susah juga sih, perasaannya tetep ada yang ganjel LOL. Itu kadang abis bolak balik dari thesaurus kok hahaha.

      Makasih Hani ♥

  5. An ex-maybe, an ex-almost…..
    Duh ini bikin teringat dan nostalgia. Untng sekarang dia udah nikah dan aku juga, so no baper just nostalgia XD
    Duh (lagi)
    Diksimu luar biasa sher.. feelnya bikin ugh keren banget pokoknya!!! Jempol sher

  6. Kak Sher, halo! hwhwhw aku baca ini karena open prompt-nya. Ohiya, salam kenal, kak ^^

    kusuka sekali ini heuuu ;;-;; bikin baper mana ini lagi malem minggu /eh /yaterus diksinya kakak juga asdfghjkl senpainim sekali ;;-;; enak dibaca banget. penggambaran ninonya juga aku sukaaa X)) fix lah fiksinya kak sher fav sekali <3

    P.S. kayaknya aku telat banget baru baca sekarang XD tapi yasudahlah…. :"""

    • Hi Aya :)

      Hahaha, kamu sampai promptku juga? XD Maaf ya, aku emang senengnya bikin orang baper LOL. Aku gak senpainim kok hahaha, tulisanmu gak kalah bagus bahkan. Nino emang cowok kita bersama xD

      Makasih ya :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s