Life, romance, sad. || PG – 15

Mawar/Lily/Tulip/Daisy/Bunga

— Duri —

Seperti mawar, ia berani dan memikat. Di masa sempurnanya, hampir semua mata sempat untuk mengerling, melimpahkan pujian secara tidak langsung.

Seperti mawar juga, ia berduri. Bukan duri yang suka menyakiti orang lain tanpa landasan pasti, tapi duri yang melindunginya dari orang-orang tidak bertanggung jawab.


— Simpan Sendiri —

Orang-orang lebih suka ia menyimpan kecantikannya sendiri, mereka lebih senang jika ia tidak mengumbar kehebatannya secara berlebihan karena… lantas semua terkesan biasa saja.

Tulip lebih baik berlakon baik, daripada sombong sampai terlihat tidak menarik.


— Lenyap Sudah —

Bunga aster sangat menyenangkan untuk dilihat, rasa-rasanya mengantarkan kata keceriaan pada kelopaknya yang panjang pun penampung bijinya yang berwarna keemasan. Daisy itu penular kebahagian pada semua orang; bersama bibirnya yang suka melengkung pada keadaan apapun, banyak manusia merasa lebih memiliki setitik rasa senang di dekat Daisy.

Pun begitu, Daisy juga butuh cahaya. Lantas jika cahanya hilang tanpa sisa, ia juga bisa layu sampai kelopak keceriaannya runtuh seluruhnya.


— Di Baris Kelima —

Lili putih itu anggun pun menawan. Kalau kata orang lili putih itu seperti pertanda kesucian, tapi ada beberapa orang menafsirkannya sebagai polos. Pada detik pernikahan, buket lili putih menjadi sorotan utama, namun bukan yang paling utama.

Untuk Lily, ia jatuh kepada kategori terakhir. Duduk di baris kelima, bulir air mata jatuh perlahan sementara irisnya menatap mantan suaminya yang sedang mencium wanita lain di depan altar.


— Langkahnya —

Namanya Bunga, pun ia layaknya bunga; mencakup berbagai macam jenis. Ia anggun ketika harus bersikap sopan, ia tertawa riang jika bersama teman-temannya, pun ia bisa tegas kala diharuskan.

Ia melambangkan bunga apa? Tidak ada pastinya. Akan tetapi, percayalah ia bukan bunga dalam buket, ia mendekati bunga liar. Pilihan hidupnya bebas; kemana ia melangkah, terserah hatinya, bukan kata orang lain.

Note:

  1. Ngerti yang tulip gak? HAHAHA. Itu cuman karena tulip lebih sering diliatin pas kuncup daripada mekar.
  2. Yes, ini seri namanya yang paling absurd + random.
Advertisements

13 thoughts on “[Drabbles] Seri Namanya: Bunga

    • HUAH AUTHOR IMISSYOUTOTHEMOONANDGAKBACKBACK…

      Duheh, aku bisa apa sher kalo bawa2 bunga gini… yg tulip aku negerti kok, dan itu hadi favorit banget…
      Tulip lebih baik berlakon baik, daripada sombong sampai terlihat tidak menarik…..

      ANHIR ANJIR ANJIR DAN ITU KENAPA BUNGA KESIAN BANGET ASTOGEH…BARIS KELIMA… UHUK..

  1. Sheeer!! Ya ampun ini masih pagi dan kamj bikin aku diabet! Huhuhuhu ini bitter-sweet banget gatau kenapa..

    Kalo soal analogi2 gini kamu tuh bisa banget. Berasa baca karakter seseorang berdasarkan karakter bunga.. dan aku suka yg mawar, dia insecure gitu ya? Dan lily aku juga suka… eh suka semuanya deh(?) XD
    Ohya aku nemu typo : ‘Untuk, Lily ia jatuh kepada ketegori terakhir. ‘
    Itu tanda koma setelah ‘untuk’ sengaja ditaro di situ atau typo? ._.

    Dari semua ocehanku di atas, intinya: suka deh! ♡

    • Aku bahkan sesungguhnya bingung ini ada genre apa aja di sini kak :”” LOL.

      Hahaha, biasa aja kali kak, ini random-random aja nulisnya (?). Iya, yang mawar emang kayak insecure gitu. Oh iya hahaha, makasih ya kak udah ngingetin, aku salah naro hehehe.

      Makasih kak ♥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s