“If only you’re not my sister, I’ll definitely date you.”

A collaboration with Shiana || Photo © At The Moment, All The Moment

Dahyun mengerucutkan bibirnya, dan Taehyung tidak tahu kenapa. Sejak Taehyung beranjak dari rumahnya demi membeli camilan di mini market, sampai dia kembali pulang; adiknya itu masih saja duduk di sofa yang sama, berguling-guling sembari mengeluarkan silabel, “Ah!” kesal berkali-kali.

Maunya lelaki itu melempari Dahyun dengan kaleng cola dan menyuruhnya diam, namun mengingat insiden ketika adiknya sedang pre-menstruasi, dan Taehyung malah dicakar pula dijambak (memang benar pernyataan jika singa melawan manusia PMS, singanya akan segera minta maaf; perempuan bisa seganas itu dan sayang Taehyung tidak tahu). Maka sekarang lelaki berambut cokelat tersebut lebih memilih menaruh dagunya di sandaran sofa, lantas bertanya—sembari sesekali melirik ponsel Dahyun. “Ada apa, sih?”

Gadis di atas sofa itu segera mempertemukan layar ponselnya dengan sofa, kemudian melirik Taehyung nyalang. Ups, sepertinya lelaki itu salah langkah.

Tapi, omong-omong, apa yang dilakukan Taehyung memang agaknya selalu salah di mata Dahyun.

“Kau tidak perlu tahu,” sahut Dahyun tidak kalah tajam dengan sorot yang memancar dari kedua matanya, “sudah sana pergi.”

Tuh, lihat saja, Dahyun pada kenyataannya bukanlah tipikal adik yang bakal bercerita dengan nada merajuk ke sang kakak kalau ada masalah—tidak, tidak, bukan berarti Taehyung mengharapkannya lantaran ia pasti akan kerepotan menghadapinya, lagi pula memang tidak bisa dibayangkan jikalau Dahyun tiba-tiba bersikap layaknya adik yang cerewet dan melankolis. Alih-alih menuruti perintah Dahyun, Taehyung justru memajukan kepalanya pelan dan tersenyum culas. Bukan Taehyung namanya kalau dia lantas beranjak ketika disuruh pergi.

“Coba kutebak,” ujar Taehyung lambat-lambat. “Kamu pasti habis di—“

Belum saja kalimat Taehyung terlontar utuh, tangan Dahyun sudah mendarat di berbagai sisi tubuhnya. Dia yakin tidak akan heran kalau menemukan badannya memar-memar nanti—tidak, itu berlebihan (ini hanya untuk menggambarkan seberapa ganasnya Kim Dahyun).

“YA AMPUN, DAHYUN!” Gadis itu berhasil menjatuhkannya dan kini beranjak dari sofa, Cuma demi memukul wajah yang dibangga-banggakan kakaknya dengan bantal sofa—bantalnya agak kasar, omong-omong. “Cukup! Memangnya salahku kalau kamu ditolak Yoongi!?”

“Diam! Berengsek kamu, Kak!”

Demi spaghetti bolognese yang biasa Taehyung makan tiap minggu, di mana bagian salah dari pernyataannya!? Kenapa sekarang dia yang menjadi cowok berengsek dan diminta diam!? Siapa pun, tolong buatkan kamus untuk mengerti sikap seorang adik wanita, Taehyung bisa mati kalau begini terus.

“Dahyun!” Lelaki itu berusaha melindungi wajah dengan punggung tangannya. “Berhenti! Nanti wajahku jerawatan!”

Sekonyong-konyong, Taehyung tidak berniat untuk diam ditindas Dahyun lagi. Dia menepis bantal persegi sialan itu sampai terlempar beberapa meter, dan langsung saja kedua lengannya mengunci Dahyun dalam pelukan. Beberapa detik kemudian, adiknya tersebut yang memaki keji lantaran digelitiki Taehyung.

“KAK!”

“Ih, galak banget sih yang habis ditolak.”

“Keparat. Lepas, atau kamu terpaksa harus menggali kuburan sendiri setelah ini.” Dahyun tetap berusaha berkelit untuk melepaskan diri dari jeratan sang kakak. Namun, yang dia lupa di sini adalah kendati tubuh Taehyung tampak kurus sekali sampai-sampai Dahyun khawatir kakaknya itu menderita kelainan gizi, Kim Taehyung tetaplah seorang lelaki. Maka, apa boleh buat kalau kekuatan seorang gadis macam Dahyun bakal kalah telak.

Taehyung tiba-tiba saja tertawa, “Lagi pula, Adik, apa sih yang kamu lihat dari Yoongi?”

“Bodoh, lepaskan aku!”

Demi melihat wajah Dahyun yang murka—asal tahu saja, itu sedikit menghibur sebenarnya—Taehyung menyerah dengan membiarkan adiknya melipir menjauh. Gadis itu melemparinya tatapan jijik sekaligus memaki.

“Ah, benar-benar,” kata Dahyun pelan, “dosa apa aku sampai harus punya kakak sepertimu? Dan, tunggu, tidak salah nih dengan pertanyaanmu itu? Tentu saja aku melihat kekerenan Yoongi yang seratus kali lipat darimu, Kak.”

Kim Taehyung melotot tidak terima, tapi begitu melihat pelototan balik yang penuh sorot menantang dari Dahyun, rautnya kemudian melunak. “Kamu mau tahu kenapa bisa Yoongi yang katamu ‘seratus kali lipat lebih keren dariku’ itu menolakmu?”

Dahyun melipat lengannya, dagunya terangkat sedikit. “Kenapa?”

“Dirimu hanya terlalu cantik, terlalu dewasa, terlalu mengesankan; bocah SMA mana yang berani menerimamu? Yang ada malah pesona mereka tenggelam.

“Kamu butuh seseorang yang jauh lebih dewasa dan pengertian, seseorang yang bisa memahamimu,” ujar Taehyung sembari mengedipkan sebelah matanya. “If only you’re not my sister, I’ll definitely date you, and surely I will never lay my eyes on another girl.

Dahyun diam sejenak, dia tidak tahu sejak kapan kakaknya bisa meredam marahnya sekaligus membuat dirinya jauh lebih tenang. Pipinya pasti memerah sekarang—ah, memalukan—padahal kan Taehyung itu kakaknya. “Really?

Yeah.” Taehyung tersenyum lebar. “But, unfortunately, you’re my sister and I know you’re a messy and scary girl, so—AW!”

end.

Notes:

  • Shia’s: ….
  • Sher’s: …
Advertisements

22 thoughts on “A Brother’s Confession

  1. gatau mo gemesh atau marah ke taehyung hahahahaha xD aku bayangin dahyun-nya tuh yang: lo ngomong apa sih (tapi seneng) (tapi akhirnya tenang) terus akhirnya taehyung yang: but unfortunately you’re a messy and scary girl dahyun-nya yang: wah nyari masalah nih wah xD tapi sukaaaaa yang bagian tae tiba-tiba meluuuk omg genre family is lyfe lah gaeees ehehe. terus apa pulaaaa itu yang awas nanti mukaku jerawataaan xD hahahaha. bantal sofanya kasaaar astagah. nih ya masa di bayanganku dahyun tuh literally anarkis kalo marah wkwkwk sabar ya kakaknyaaaa xD anw ih sukaaaa suka suka suka sama kata becca, ini unyu sekali hehe. yeokshi sher sama shianaa :D ((terus aku nguquq liat notes-nya)) hahaha. keep writing gaeeees :D

    • Marahin aja kak marahin, Taehyung mah bagus buat dihajar, sangat tidak jelas di saat-saat seperti ini (apalagi setelah dinistakan). Udah mikirinnya diri sendiri doang, mikirin adek tapi tidak bener-bener mikirin LOL, mending dipites aja kak.

      Thank you kak and keep writing too!

    • YAAMPUN SINI KALIAN BERDUA AKU PENGEN PELUK KALIAN SAKING GEMESNYAAA.
      ini ceritanya mau siapan ke kampus tapi tiba-tiba teman yang udah buat janji bilang bentar lagi, jadilah aku buka ini lagi dan
      .
      ihhh, seriusan kalian bisa aja, yaa. aku yang ngakaknya gila pas bagian taehyung meluk dahyun gitu. terus sok mau gombalin gitu. dahyun yang mau baper tapi apa daya. hahahaha cewe memang paling engga bersahabat kalau lagi PMS. aku juga yang orangnya kaya dahyun yang bakal marah-marah kaya singa /lah/ kalau diganggu waktu PMS.
      keep writing yaa, kalian berduaaaa!!! <3 <3 <3

      • HAHAHA KAK, aku biasanya yang phpin temenku, kalo aku diphin ya aku tinggal LOL ((dihajar)).

        Usaha untuk menenangkan adik mau bagaimana lagi, daripada dicakar :”)

        THanks and keep writing too kak!

  2. I-ini… bukan incest kan… 😂 GEMES BANGET SAMA DAHYUNNYA!!1!!!1!!! Apalagi pas dia ngata-ngatain taehyung mulai dari brengsek sampe kawan-kawannya 😂 familynya berasa banget dan HHHHHHH CAN I HAVE A TAEHYUNG PLS

    • Bukan kok balta :”” jangan begitu ya kepikirannya LOLOL. Iya boleh, diambil aja ya Taehyungnya, kusudah mulai lelah HAHAHA.

      Thank you for visiting, anyway!

  3. gangerti ini kenapa shia dan kak sher tetiba duet begini yagusti combo favorit ; w ;
    terus ini udah dua kali hari ini aku baca ff family dan cast-nya sesama taehyung jadi abang-abang gemesin.
    TERUS (2) MAU MARAH DONG SAMA TAEHYUNG. atulah mas adeknya lagi galo malah digombalin, kumaha ntar kalo tambah baper x( tapi ngakak beneran pas tehyong bilang “Ih, galak banget sih yang habis ditolak.” d4mn.
    dan yang pas kalimat “kalo cewek pms, singa bakal minta maaf” HAHAHAHA TRUE. ah gimana ini banyak banget yang mau diquote dari sini huvt. pokoknya suka lah genre family yang kakak cowok x adek cewek begini :3
    yosh keep writing and slaying kak sher dan shia x))

    (p.s: notes-nya ngomong apa…)

    • Jadi ceritanya… yaudah kita collab aja LOL.

      Taehyung padahal aslinya ngeselin somplak gitu :( aku merasa aneh kalo bts dibuat ngegemesin (!?). Karena Taehyung sedang tidak tahu harus ngapain adeknya yang marah macem singa hahaha.

      Makasih ya Ais, keep writing too!

      Itu ngomongin bahasa kalbu Is HAHAHA

  4. Sukaaaaakkk sama genre-nya. Simpel but ngena dan lucuuuk banget. Udah deh aku sebenere tadi uda mau tevar tapi nyempetin baca ini pas liat gambarnya wkwk KUKANGEN TAEHYUNG MIAPAH XD keep writing yaa kak sher sama shiana jugaa :)))

    • Apakah mata dan pandangan Taehyung itu membawa kamu ke sini HAHAHA. Kalau kangen sering-sering dikunjungin dong niswah X)

      Thanks! Keep writing too Niswah!

  5. Asik banget deh fic-nya! Digombalin kakak sendiri tuh gimana sih rasanya………………………… SUMPAH KOK AKU JADI PENGEN NGERASAIN????
    Lucu banget!!! asli sih untuk sher dan shia…. ini gemes banget.
    Terutama “If only you’re not my sister, I’ll definitely date you.”, itu aku bacanya nahan nahan senyum di sini karena… duh melambaikan tangan ke kamera gak kuat gak kuat gak kuat XD
    kusuka kusuka kusuka!!!!

    • Eh ada mba eca. Mba eca punya kakak cowok? Kalo ada minta gombalin dong, kalo enggak, angkata kakak dulu HAHAHA. Kalo gak kuat juga, silahkan ke rumah sakit, siapa tau di sana nemu jodoh (!?).

      Thank you kak eca! ♥︎

  6. Lah lucu sangat deh yaaa mereka berduaa wkwkwk. Adeknya ganas banget btw, padahal kakaknya seganteng itu:((
    Wah, tulisan kak sher sama shia keren banget yaa. Suka deh sukaakk
    Andai aku jadi Dahyunnya apa aku bisa nolak ya pas digombalin gitu, bisa2 kebawa baper terus ntar ketemu si kakak hahaha xD ((inget Jungkook ref inget Jungkook wqwq))
    Yhaaa inti dari komenan ga jelas ala kidokei ini sih, kak sher dan shia sukses bikin aku senyum senyum sendiri ini:3 Semoga ada kesempatan buat aku kolab sama kak sher atau shia ya, atau keduanya juga boleh /lah/ ehehehe

    • HI REF! Long time no see :)

      Iya ini Dahyun dinistai gak tau lagi :( maafkan kita. Kalo Taehyung lahir jadi kakak cowoknya, fix ditolak sih kayaknya HAHAHA.

      Hahaha, boleh-boleh, coba aja gitu diajak salah satunya atau salah duanya ;) Anyway, thanks ya ref! Kamu nulis lagi yang sering dong hehe.

  7. Hai, Sher…
    Ceritanya ngegemesin bgt, yaampun genre2 family kyk gini tuh emang selalu jd genre favorit sih. Apalagi kakaknya mcm Taehyung kyk gini,
    sukaaa <3
    kalian berdua keren^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s