Ingin memaki dia, namun apa salahnya?

Lelah harus memikirkan segala macam drama dunia, sebuah keputusan yang entah salah atau benar, pula hal yang seharusnya menjadi prioritas utama, namun malah mulai tergeser pengerjaannya.

Lalu ada dia. Iya, seorang lelaki seperti yang kalian bayangkan, seseorang yang berhasil memporak-porandakan isi pikiran. Akan tetapi bukan jenis yang membuatku jatuh hati, hanya lebih ke arah peduli. Setiap bentuk masalahnya menjadi pikiranku, setiap sikapnya aku analisis secara berlebihan.

Dia di antara segala jenis masalah membuatku tidak tahu prioritas, menjadikanku lebih banyak merenung daripada bekerja.

Ingin memaki dia, namun apa salahnya?

end.

Note

  1. Lama gak buka wordpress.
  2. I miss you all. Keep making something awesome, guys!
  3. Di real life aja skip gimana di cyberspace, so… bye, again.
Advertisements

4 thoughts on “#13 Priority

  1. hello kak sher :)
    “Iya, seorang lelaki seperti yang kalian bayangkan, seseorang yang berhasil memporak-porandakan isi pikiran. Akan tetapi bukan jenis yang membuatku jatuh hati, hanya lebih ke arah peduli.” << quote material sekalii…
    note no 3, ga bisa lebih setuju lagi :’)
    nice fic! semacam curhat singkat. well written as always!
    ttp semangat buat real life sama cyberspace nyaa kak sher, keep writing! :)

  2. Kasheeer kenapa aku relate banget ya sama ini? But aku sama cewe ngerasa gitunya, wkwk padahal sahabat juga bukan XD as always simpel dan mengena ^^

    Semangat selalu buat real life dan dunia tulis-menulisnyaa♥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s