…, sementara aku harus menyusun dialog negosiasi.

โ€”

Matanya terpaku pada jarum jam yang bergerak setiap detik. Dalam pandangku ada lelaki bernama Wilson dan sebuah tanda silang yang tepat berada di pelipisnya. Ia melangkah, tanganku segera menggeser senapan sedikit demi sedikit, menanti ia berhenti di persimpangan jalan ketika lampu penyeberangan berwarna merah.

Kemudian jari telunjukku siap menekan pelatuk.

Kepala itu bergerak, sedangkan peluruku melesat cepat, lantas menghantam kaca di balik badannya menjadi kepingan-kepingan kecil.

“Oh, fuck.”

Ada seorang lelaki yang tadi menabrak targetkuโ€”entah sengaja atau tidak. Kemudian dalam sekejap, keadaan di bawah menjadi ramai, ada alarm toko yang menyala, teriakan melengking dari para wanita yang ngeri, di tambah lagi suara sirine mulai mengudara. Ributnya sudah kuperkirakan, namun kegagalanku, tidak.

Aku langsung menarik wajah dari hadapan senapan dan merapikan barang-barang, lantas menuruni gedung 27 lantai itu pun buru-buru membaur di tengah keramaian; mengabaikan mobil-mobil polisi yang berlalu. Sial, aku tidak mengerti kenapa di antara puluhan tempat di Queen, kekasihku harus berdiri di sana sekaligus menjadi lelaki perusuh sore ini.

Nanti malam ia akan bercerita tentang seseorang yang ditolongnya dari tembakan mematikan seorang wanita, sementara aku harus menyusun dialog negosiasi dengan seseorang dan menjauhkan kekasihku dari bahaya-bahaya. Drustan tidak boleh tahu bahwa selain menjadi sekretaris, pekerjaan sampinganku adalah membunuh.

end.

Prompt by siluetjuliet: 24. Because he was pushed by the person behind him.

Note

  1. TRIAL.
  2. Plotless.
  3. Hina dina aja.
  4. Mending ada yang baca LOL.
Advertisements

17 thoughts on “#16 Window

  1. wow… akhirnya sher balikk…. duh bunuh2an… pake pistol, lagi. untung gagal mbak /eh

    jadi kepo sama hasil negonya, sher. nasib mbaknya selanjutnya gimana?? ๐Ÿ˜ถ
    anw, itu menyebrang kurang e, sher ehe ๐Ÿ˜ keep writing yaa sher!! ^^

    • Iya hehe, walaupun ini trial seadanya hahaha.

      Ceritnya udah selesai di sini aja kak, tapi mungkin mbaknya bakal muncul di lain tempat ๐Ÿ˜‰

      Thank you for your review kak! โค

  2. TARI you got me like O.o ngunu soalnya:
    1. kukira sniper-nya yang cowok, this is my fault sih karena pikiranku yang stereotipikal. BUT I LOVE HOW YOU MAKE SNIPER-NYA CEWEEEEEEEK <3
    2. badass story line is my jam, yo!
    3. yang menyelamatkan si target adalah pacarnya si assassin.
    ahay kusuka sekali tar, but yes, i notice tulisan kamu tidak seperti kamu yang biasanya. tapi ini aja udah bagus kooook dan (sekali lagi) berhasil bikin kaget.

    semangat terus yaa, tari! <3

    • Aku kebiasaan banget bikin alpha woman, terus ini malah iseng aku jadiin assassin HAHAHA.

      Iya memang, sedih :( kehilangan kemampuan deskripsi suasana hahaha.

      Terima kasih, Evin โคโค

  3. SHER! kangen tulisanmu sumpah huhu
    dan aku tuh suka aja sama genre2 kaya gini dengan pembawaan kamu yang cool~
    awalnya kukira yang nembak tuh cowo trs kubaca ulang eternyata mba2 toh xD
    kalo ada lanjutannya atau lebih panjang mungkin bakal seru?
    ahahah

    • KAK. I MISS YOU TOO โคโคโค

      Ini jebakan banget emang penambaknya, jarang juga sih emang sniper cewek ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

      Aku gak tau soal, lanjutan hahaha. Ceweknya mungkin bakal ngurus asassination, tapi gak jadi yang bunuh ๐Ÿ˜‚

      Thanks kak โคโค

  4. Begini hina dina lah tulisanku apa kak ;-; mendebarkaaan ajegilee, meski topiknya biasa dikemas dg berat tapi di sini diulas dalam sudut pandang lain yang bikin bacanya santai aja tapi ngena. Terus berkarya kasheeer <3

    • Tulisanmu bagus kok nis :””

      Hahaha, kayaknya itu efek percobaan nulis, dan lebih nyaman santai aja ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ anyway, thank you niswa! Terus berkarya juga :)

  5. INI TULISAN JAMAN KAPAN YAAMPUN KUUUR SEKALI ASTAGA YEOKSHISENPHAYKU ULULULUL PROMPTNYA JADI KECE GINI KU MAU NYEBUR KE EMPANG AJA
    /dibinasakan/
    nahkan sher kan selaluerendah, padahal kece, ga kebayang prompt gituan bisa jadi ginian (?)
    BRILLIANT!
    mau peluk sampe bengek aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s