Jadi, dua hari lalu ia mengirimkan surat kepada Mino, surat ulang tahun.

Photo © David Carette

Hera tengah memandang arsitektur cantik milik Inggris dari balkon rumahnya. Sendirian; tidak ada Dominic yang dulu sering menjadi pemandangan pertama ketika bangun tidur, atau Mino yang bisa tiba-tiba mendobrak kamarnya dengan senyuman konyol. Ia benar-benar sendirian sekarang, tidak dalam arti yang menyedihkan tentu.

Dominic sedang berada di benua lain, terjebak dalam pekerjaan yang runyam—sama seperti Hera—sehingga mereka memutuskan untuk tidak menjadi distraksi satu sama lain. Sementara Song Mino, sudah berubah menjadi mantan kekasih semenjak berbulan-bulan lalu, dan agaknya sulit untuk mereka menjadi teman biasa setelah segala konflik pengkhianatan dan omongan manis soal cinta. Bodoh, kenapa menjadi ingat masa lalu, padahal tidak ada rencana untuk bernostalgia dalam jadwal Hera hari ini.

Semua salah ingatannya yang masih belum lupa ulang tahun Mino; bagaimana ia berjanji setahun yang lalu untuk tidak lagi menjadi wanita berengsek dan akan menikmati pelukan si lelaki. Sayang, dunia tidak berjalan seindah itu. Song Mino punya rencana soal keluarga, tentang istri yang ia cintai dan dua anak kecil yang akan terus bermain-main dengannya; sementara Hera, ia mencintai kebebasan, tanpa tanggung jawab untuk pulang ke kehangatan rumah dan terus berkenalan dengan orang-orang baru. Ya, begitulah alasan berakhirnya mereka—tentu setelah perbincangan panjang soal masa depan.

Namun, agaknya Hera belum berniat meninggalkan zona nyamannya begitu saja.

Jadi, dua hari lalu ia mengirimkan surat kepada Mino, surat ulang tahun—kuno memang. Masalahnya, Hera tidak tahu apakah egoisme soal keinginannya untuk selalu disayang dan dimiliki, atau memang rasa rindunya yang membuncah ganas yang menyebabkannya mengirim surat itu ke Korea—atau mungkin keduanya. Lantas, ia akan mendapatkan jawabannya malam nanti, ketika Mino menginjakkan kaki di Bristol.

Ah.

Kenapa datangnya harus bersama kembalinya Dominic?

Happy birthday. 

In this letter, I have no wish for you, just the truth about our past. And if you really want to forget me, do not read.

I loved you. I love every moment when we were together. I miss it.

I miss you.

end.

Note:

  1. Happy birthday to Song Mino, udah telat ya? LOL.
  2. Duh, gak tau mau ngelarin mereka atau enggak. Udah pada lupa juga keknya LOL.
  3. Ada gak sih teknis nulis in between first people point of view and third people point of view, but not the second, karena aku ngerasa kayak gitu, nulis 3rd point tapi tiba-tiba… masuk pikirannya Hera.
  4. Maunya covernya Mino, kan buat dia ulang tahun, cuman ini berat di Hera.
  5. Berapa kali udah aku ngacak-ngacak visualisasi Hera, terus nemu muka Yumi Lambert lagi di IG dan selalu suka sama dia or Valery.
Advertisements

3 thoughts on “She Wouldn’t Let It Go

    • Kadang tuh sebel sama hera, tapi pas lagi sama mino nabil suka mereka, bagiannya sama dominic udah paling favorit. Kak sher why your fictions make me think if loving two person in the same time is totally fine and completely normal????? Huhuuuuuu :”) apa karena isi pikiran hera disampaikan dengan cantik atau fiksi2 mereka yg well written aku tidak yakin.

      Dan penutupnya kak sher kenapa … diputus … di situ. Apakah kak sher tidak tau membuat orang penasaran dan menunggu tanpa kepastian kapan lanjut padahal hati udah minta lanjooot adalah tindakan melanggar ham??? :”(

      Maaf kak sher komenku pendek, tapi kalo dikasih ini 💋💋💋💋💋 u know that ilysm kaaan?

      • IT’S OVER TWO MONTHS AND I JUST ANSWER TO YOUR COMMENT. SO SORRRRY NABIL. HOW ARE YOU???

        Hera emang sengaja dibuat nyebelin, gemesin, minta ditimpuk tapi gimana ya HAHAHA. Dan Dominic… Gak tau aku juga sayang sama dia. Aduh Nabil, kayaknya karena di fiksi aja ya, coba kalo pindah ke real life sudah susah nanti :””

        HAHAHA sengaja banget di situ, emang biar Hera keliatan jadi cewek yang nyebelin. Aku kangen banget nulis dia cuman ah kutidak tahu, mungkin jika kembali moodnya :”

        This isn’t​ short nabil, and it’s fine. Thank you ya.

        💋💋💋

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s